Saat perasaan hati bergumul dengan semua kegundahan
Ketika tawa melukis indahnya wajah
Dan saat senyum tulus itu terlontar dari bibir kecilmu
Lihatlah, ada kebahagiaan orang lain di belakangnya
Senyum simpul nan syahdu
Menatap bahagia akan kebahagiaan jantung hatinya
Ibumu, melahirkanmu bukan untuk melihatmu terpuruk
Ia juga bukan membahagiakanmu untuk sekedar melihatmu terluka
Bahkan ia tidak membesarkanmu hanya untuk dilukai sekecil apapun
Ayahmu, tidaklah dia menggendongmu untuk kelak dibuat jatuh oleh orang lain
Ia juga tidak mengajarkanmu berjalan hanya untuk dibuat tersungkur
Bahkan ia juga tidak mendidikmu hanya untuk dihardik oleh seorangpun
Mereka hanya ingin melihatmu bahagia
Mereka ingin melihat kau bangkit dari tiap keterpurukan
Melihat kau memafkan setiap ketidakterpujian kelakuan orang lain
Terlebih mereka ingin melihatmu tumbuh menjadi orang baik yang berbahagia
Hidup memang keras nak
Hanya orang yang kuat dan baik saja yang akan bertahan
Yang kuat akan punya kekuatan melawan segala kelemahan
Yang baik akan selalu punya kesempatan melawan ketidakbaikan
Jangan kamu menjadi baik saja
Dan jangan pula kamu menjadi kuat saja
Jadilah keduanya
Maka kamu akan menjadi pemenang
Menang karena kamu berhasil bertahan menjadi baik atas semua ketidakbaikan yang dilakukan orang lain
Menang karena kamu berhasil menjadi kuat setelah kamu dilemahkan dari berbagai sudut
Kamu juara nak
Karena hanya ada satu cara untuk menjalani hidup dengan penuh makna
Yakni dengan berbahagia secara jujur
Kepada dirimu sendiri, Nak.
No comments
Post a Comment