Be the Best Version of Ourselves

5 December 2016


Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini
Kitapun tidak perlu berpura-pura untuk menjadi sempurna
Menjadi baik adalah pilihan dan menjadi buruk adalah pilihan lainnya
Dan yang tebaik adalah menjadi yang terbaik dari diri masing-masing.

Seseorang menjadi baik pasti ada prosesnya, pun ketika seseorang menjadi tidak baik. Proses yang dimaksud di sini adalah mengenai bagaimana mereka menghadapi dan menyikapi berbagai macam hal yang muncul seiring perjalanan hidup mereka. Ada orang baik yang seiring diterpanya cobaan justru malah menjauh dari ajaran Tuhan dan menjadi jauh dari kata baik. Begitupun sebaliknya, ada orang yang awalnya tidak baik namun seiring datangnya cobaan dari Sang Khalik membuatnya berfikir dan semakin mendekat kepada kebaikan. Inilah yang kemudian saya artikan sebagai hasil akhir dari setiap ujian Allah.

Menjadi baik atau tidak adalah pilihan dan tugas masing-masing individu. Jika ada seseorang yang mengatakan bahwa dirinya menjadi baik karena orang lain, itu bukan berarti orang tersebut yang membuatnya berubah, itu adalah murni pilihannya sendiri untuk menjadi manusia yang lebih baik, dan orang yang dimaksud itu hanyalah perantara Tuhan untuk menghadirkan hidayah dalam hidupnya. Mengenai dia akan berubah atau tidak, itu bukan lagi menyangkut orang lain, melainkan mengenai dirinya sendiri dan tanggung jawabnya terhadap Tuhan.

Anak-anak akan menjadi baik jika mereka mendapat contoh yang baik dari orang tuanya. Namun ketika mereka tumbuh dewasa, mereka akan dihadapkan pada berbagai macam hal yang menuntut sikap dan cara mereka masing-masing dalam menghadapi hal tersebut. Jika sejak kecil mereka dibentuk dan dibesarkan dalam koridor agama yang baik, maka seharusnya itu bisa menjadi fondasi yang pada akhirnya bisa menjadi pegangan mereka dalam bersikap dan menghadapi berbagai masalah tersebut.

Tidak ada satupun manusia sempurna di dunia ini, setiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangnnya masing-masing dan itulah yang membuat setiap orang menarik. Tuhan begitu adil memberikan setiap kekurangan dan kelebihan pada setiap makhluknya tanpa terkecuali. Berangkat dari ketidaksempuraan ini, maka tidak perlulah kita berpura-pura menjadi sempurna karena setiap manusia TIDAK akan pernah mencapai titik sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan semesta alam. It's better for us to change the focus, mengubah fokus dari keinginan menjadi sempurna menjadi keinginan untuk menjadi yang terbaik dari diri kita masing-masing.

Setiap manusia adalah istimewa, hanya terkadang kita tidak menyadari bagaimana memaksimalkan keistimewaan yang diberikan olehNya. Sayapun masih belajar, belajar untuk menghargai setiap hal yang saya miliki dalam hidup ini. Mungkin selama ini ini saya terlalu sibuk memikirkan kenapa saya tidak begini, kenapa saya tidak bisa itu, kenapa saya tidak bisa memiliki itu dan berbagai pertanyaan akan hal yang jika saya miliki mungkin saya akan menjadi orang paling sempurna di dunia ini. Di tengah kesibukan akan pemikiran itu, saya tersadar bahwa untuk apa mengejar kesempurnaan yang tiada ujungnya itu? untuk apa berusaha menjadi sempurna hanya untuk mendapatkan pengakuan atau sekedar pujian?

Tidak. Semua konsep itu salah, yang harus diusahakan bukanlah kesempurnaan, karena kesempurnaan tidak akan pernah ada. Justru yang harus dikejar adalah 'diri kita sendiri dalam versi yang lebih baik setiap harinya'. Kemudian saya tersadar bahwa kini saya sedang berlomba dengan waktu, berlomba dengan jatah usia yang telah Tuhan gariskan untuk saya.

Be the best version of ourselves bisa dimulai dari hal terkecil sekalipun setiap harinya. Bagi saya misalnya, dahulu saya hobby sekali mengeluh untuk apapun yang tidak sesuai keinginan saya, hingga ketika kuliah saya sempat dikenal dengan sebutan 'Miss Aduh' karena saking seringnya saya menyebutkan kata 'aduh' sebagai kata keluhan, aduuh panas, aduuh lama banget, aduuh gak enak dan lain sebagainya. Kalau ingat masa itu saya merasa malu karena selalu tidak pernah bersyukur, Hingga akhirnya saya menyadari bahwa keluhan saya pun tidak akan mengubah apapun, justru malah menambah beban. Dari situ saya bertekad untuk mengubah semua keluhan itu dengan 'diam', saya memilih untuk diam daripada mengeluh, itu adalah salah satu contoh kecil yang menurut saya bisa diberi title "the best version of myself" dan masih banyak hal lainnya yang bisa dilakukan. Menulis blog ini juga adalah salah satu versi terbaik dari hidup saya saat ini, hehe

Kumpulan dari versi terbaik dari diri saya inilah yang pada akhirnya membuat saya merasa sempurna, yakni sempurna dalam artian saya merasa puas karena bisa mengubah hal-hal negatif menjadi positif, puas karena saya bisa belajar untuk terus berusaha menjadikan diri ini lebih baik sekecil apapun perubahan itu. Karena saya percaya bahwa waktu tidak akan bisa diulang, jika ingin mengubah diri menjadi lebih baik maka lakukaanlah saat ini juga, mulai dari hal terkecil dan mulai dari orang-orang dan lingkungan terdekat kita.

Jangan pernah menunda apapun selama itu untuk menuju kebaikan dan ke arah yang lebih baik, ketika kita masih punya waktu, just do it! Kita tidak akan pernah tahu apakah 'nanti' kita masih punya waktu untuk menjadi yang terbaik atau tidak.

Demi Masa, sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan yang beriman dan yang beramal shaleh
Demi Masa, sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan nasehat kepada kebenaran dan kesabaran
Ingat lima perkara sebelum lima perkara
Sehat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati - (Demi Masa by Raihan) base on QS.Al-Asr :1-3


You Might Also Like

0 comments

Subscribe