Shift Your Focus

5 November 2016

 
Pernahkah kamu merasa iri atas apa yang orang lain miliki?
Pernahkah kamu merasa sedih atas apa yang hilang atau pergi dalam hidupmu?
Pernahkah kamu berkecil hati atas hal yang tidak sempurna dalam diri atau hidupmu?
Pernahkah kamu menyesali akan apa yang tidak berhasil kamu dapatkan?
Atau pernahkah kamu marah akan pemberian Tuhan yang yang tidak sesuai keinginanmu?

Pasti saya akan mendapatkan jawaban yang seragam untuk semua pertanyaan di atas, dan jawabannya adalah 'Ya. Pernah'.

Ketika kita berada dalam kondisi tersebut di atas, pasti hati ini dipenuhi oleh rasa kecewa, sedih, sakit hati, marah serta rasa benci yang membuncah pada awalnya, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap hal yang menyebabkan semua rasa itu muncul.

Lalu bagaimana cara mengatasi semua perasaan itu? dan bagaimana caranya agar semua perasaan negatif itu tidak mengganggu ketenangan dalam hati dan kehidupan kita kedepannya? Salah satu cara yang menurut saya paling ampuh adalah dengan mengubah FOKUS dan SUDUT PANDANG kita dalam melihat setiap kesempitan yang sedang dihadapi.

Inilah yang sedang saya pelajari, belajar untuk melihat setiap masalah dari kacamata hikmah. Maksudnya adalah ketika kita ditimpa masalah, saya berusaha belajar untuk langsung mencari hikmah dari setiap permasalahan tersebut dan jangan melulu langsung meluapkan emosi dan ketidaksenangan terhadap sang pemberi ujian. Memang bukan hal mudah, tapi saya percaya bahwa adanya masalah atau ujian dalam hidup kita adalah salah satu bentuk kasih sayang Tuhan kepada saya. Saya belajar banyak dari adanya ujian hidup, ujian dan masalah itulah yang membentuk saya seperti hari ini. Inilah yang kemudian menghantarkan saya pada pola pikir seperti yang saya sebutkan di atas.

Yang saya pikirkan adalah, jika saya terus membiarkah hati dan pikiran ini dikuasai oleh hal-hal negatif dari adanya permasalahan, maka semakin berat pula bagi saya untuk menjalani hari-hari kedepannya. Oleh karena itu, saya lantas berpikir bagaimana caranya agar saya bisa tetap tenang dan enjoy dalam menghadapi berbagai macam hal itu, dan salah satu kuncinya adalah dengan mengubah fokus dan sudut pandang kita dalam melihat suatu permasalahan yang ada. Kita harus mampu mengubah semua perasaan dan perspektif negatif itu menjadi sesuatu yang positif yang justu akan bermanfaat bagi hidup kita kedepannya. 

Jika dimulai dari hal yang paling dekat misalnya, lihatlah ke dalam diri kita masing-masing. Ketika membicarakan masalah Strengths dan Weaknesses kita sering berfokus terhadap kekurangan hingga terkadang kita melupakan akan adanya kekuatan yang bisa kita kembangkan dalam diri kita. Cobalah untuk menjadikan Strength yang kita miliki sebagai fokus utama sehingga kita bisa mengeksplor semua kekuatan itu yang justru akan membuat kita menjadi orang yang lebih baik lagi, dan jika kita ingin yang lebih lagi, kita bisa menjadikan kekurangan sebagai sumber kekuatan diri kita yang lainnya.

Ketika kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup kita misalnya, cobalah ubah fokusnya dari 'kehilangan' menjadi 'hal positif apa yang kita dapatkan dari kehilangan tersebut'. Jika fokus kita hanya ditujukan pada rasa sakit akibat kehilangan, maka rasa sakit itu akan semakin membuat kita terpuruk dan membuat luka semakin menganga. Coba lihatlah dari sudut pandang sebaliknya, coba kita cari hal positif apa yang kita dapatkan dari kehilangan. Jika sudah menemukannya, maka fokuskanlah hati dan pikiran kita pada hal tersebut, sehingga lambat laun alam bawah sadar kita hanya akan merekam sisi baik dari kehilangan tersebut daripada kenahasannya. Dan ketika saatnya tiba, bukan lagi kesedihan yang akan kita rasakan melainkan kebahagiaan karena berhasil mengubah kondisi dari seorang looser menjadi winner.

Setiap orang berhak bermimpi setinggi-tingginya, dan setiap orang berhak mengejar kehidupan yang terbaik selama hidupnya. Namun ketika kita menatap mimpi yang tinggi, seyogyanya kita juga berusaha untuk tetap merunduk kebawah untuk membuat pandangan kita tentang hidup menjadi berimbang. Katakan saja ketika kita melihat kehidupan seseorang yang jauh lebih baik dari kita, secara manusiawi pasti akan muncul rasa iri dalam hati, kita menyayangkan kenapa hidup kita tidak seperti kehidupannya, kenapa Tuhan tidak memberikan nikmat itu kepada kita saja dan kenapa dia begitu beruntung dengan kehidupannya. Jika semua rasa iri tersebut dibiarkan menguasai fokus kita, maka merugilah kita.

Untuk apa menghabiskan energi untuk memikirkan apa yang tidak kita miliki, akan jauh lebih baik jika kita menatap dan memperhatikan lagi apa yang sudah kita miliki saat ini, betapa banyak nikmat yang telah Tuhan berikan untuk kita yang bahkan mungkin tidak kita sadari dan syukuri. Ubahlah fokus dari 'apa yang tidak kita miliki' menjadi 'apa yang kita miliki' agar kita menjadi manusia yang terus bersyukur akan semua nikmat dan berkat yang telah Tuhan berikan dalam hidup kita.

Yang ingin saya tuliskan di sini adalah mengenai bagaimana kita sebagai manusia yang diberi akal dan perasaan bisa pandai-pandai melihat sisi positif dari berbagai hal yang kita alami dalam hidup ini. Seberat apapun masalah yang kita hadapi, sepahit apapun luka yang kita rasakan dan sesulit apapun kondisi yang kita jalani, jika kita bisa mengubah fokus dalam memandang setiap permasalahan itu, maka di situlah letak jalan keluar yang bisa kita gunakan untuk mengubah semua kondisi sulit itu menjadi lebih baik bagi kehidupan kita. Namun kembali lagi, bukan hal yang mudah untuk mengubah fokus ketika kita dalam keadaan sempit dan terpuruk, tapi jika kita benar-benar ingin meringankan beban keterpurukan dan kesempitan yang sedang dihadapi, maka cara ini patut dicoba. Saya sudah membuktikannya dan it works for me.

Kuncinya hanya satu, syukurilah setiap kejadian dan hal yang datang dalam hidup kita. Pandai-pandailah dalam melihat secercah kemungkinan kebahagiaan dari setiap kesulitan yang sedang dihadapi. Tuhan tidak pernah salah dalam menempatkan kita di setiap kondisi, itu hanya tentang bagaimana kita melihat dan menghadapi semua keadaan dan jalan yang telah Tuhan rancang untuk kita sebagai makhluknya. Rencana Tuhan adalah selalu indah bagi setiap umatnya, pun jalan keluar untuk semua itu pasti akan indah bila kita pandai melihatnya.

#everydayIgotbetter #selfreminder

You Might Also Like

0 comments

Subscribe